Jakarta -PT Pertamina (Persero) meminta ada dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Pusat yang tetap bisa menjual solar subsidi. Dari dua SPBU yang diajukan salah satunya terletak di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Dikunjungi detikFinance, Sabtu (9/8/2014), SPBU dengan nomor seri operasi 34.104.01 ini tengah beroperasi menjual BBM. SPBU ini memiliki 10 jalur antrean mobil dan 2 jalur antrean sepeda motor.
Sepuluh jalur antrean mobil ini terdiri dari antrean kusus pembelian premium, antrean pembelian premium dan pertamax serta 2 di antaranya melayani pembelian solar. Tampak deretan mobil masing mengantre. Berbeda dengan jalur antrean kusus solar, antrean ini tampak lengang tidak seperti jalur antrean lainnya.
Wajar saja, memang pemerintah dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) melalui PT Pertamina Persero memang telah memerintahkan seluruh SPBU di Jakarta Pusat untuk tidak lagi menjual solar bersubsidi. Sehingga, masyarakat hanya bisa membeli solar non subsidi di SPBU-SPBU di kawasan ini.
Dari pengeras suara terdengar suara rekaman berisi pengumuman tentang pemberlakuan pembatasan solar subsidi. "Sesuai peraturan pemerintah, mulai tanggal 1 Agustus 2014 SPBU ini tidak menjual soalr bersubsidi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," demikian bunyi pengumuman tersebut.
(ang/ang)Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.